Tampilkan postingan dengan label Motivasi Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi Islami. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Januari 2013

Bila Al-Qur'an Bisa Bicara


Bila Al Qur'an bisa bicara !

Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku 
Dengan wudu' aku kau sentuh dalam keadaan suciAku kau pegang, 
kau junjung dan kau pelajari Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu

Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa  Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetanKini aku lebih banyak tersingkir, 
dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi 
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantunE-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamuBenarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku.
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron lagaDi depan komputer berjam-jam engkau betah dudukHanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampahWaktupun cepat berlalu...
aku menjadi semakin kusam dalam lemari Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali Itupun hanya beberapa lembar dariku Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu duluEngkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? 
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akandiperiksa oleh para malaikat suruhanNya Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...

Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktuApabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampanYang akan membantu engkau membela diriBukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimuYang senantiasa setia menemani dan melindungimuPeganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hariKarena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha MengetahuiYang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu Letakkan aku selalu di depan meja kerjamuAgar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu Sentuhilah aku kembali...Baca dan pelajari lagi aku....Setiap datangnya pagi dan sore hariSeperti dulu....dulu sekali...Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos...Di surau kecil kampungmu yang damaiJangan aku engkau biarkan sendiri....Dalam bisu dan sepi....Maha benar Allah, yang Maha perkasa lagi Maha bijaksana.

Rabu, 24 Oktober 2012

Keutamaan Puasa Arafah

PUASA HARI ARAFAH MENGHAPUS DOSA DUA TAHUN - Kamis 25 Oktober 2012 M. bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah 1433 H. Yang berarti wuquf di Arafah bagi jama'ah haji dan bagi selain mereka berpuasa padanya dikerjakan besok hari. Para ulama sepakat, puasa hari Arafah adalah puasa sunnah dalam sehari yang paling utama. Keutamannya diterangkan dalam hadits Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam,

Puasa hari
Arafah; aku berharap kepada Allah akan menghapuskan dosa setahun yang telah lalu dan setahun sesudahnya. (HR. Muslim)

Dalam redaksi lain, Dan beliau ditanya tentang puasa hari Arafah, lalu beliau menjawab: Ia menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun sesudahnya. (Muslim)

Al-Madhiyah: Setahun yang telah lalu, yakni pada tahun tersebut karena yaum Arafah berada di penghujung tahun. Sedangkan al-Baqiyah: setahun yang akan datang. Jadi puasa hari Arafah menghapuskan dosa dua tahun.

Karenanya, mari kita berpuasa Arafah yang tahun ini jatuh pada besok hari, Kamis untuk meninggikan derajat kita, memperbanyak catatan kebaikan kita, dan menghapuskan dosa-dosa kita

Dosa yang akan dihapuskan melalui puasa ini adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa besar. Karena dosa besar membutuhkan taubat darinya. Sedangkan dihapuskannya tersebut memiliki syarat, yakni: dengan meninggalkan dosa-dosa besar. Hal ini seperti firman Allah Taala,

Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar yang kalian dilarang mengerjakannya, nisacaya kami hapuskan kesalahan-kesalahan (dosa-dosa kecil) kalian (QS. Al-Nisa: 31)

Tafsir Ibnu Katsir berkata, Maksudnya: Apabila kalian jauhid dosa-dosa besar yang kalian dilarang darinya, kami hapuskan dosa-dosa kecil dari kalian dna kami masukkan kalian ke dalam surga.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, Shalat lima waktu, satu Jum'at ke Jum'at berikutnya, satu Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menjadi kafarah (penghapus dosa) di antara keduanya jika dijauhi dosa-dosa besar. (HR. Muslim)

Di samping berpuasa pada hari Arafah, dianjurkan juga untuk memperbanyak amal-amal shalih lainnya seperti shalat sunnah, sedekah, zikir, takbir, tilawah Qur'an, berbakti kepada orang tua, dan amal-amal shalih lainnya. Ini berlaku pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah secara umum. Secara khusus, lebih dianjurkan pada hari Arafah, apalagi Jumat, Geber dah.. Siap ?

Selasa, 23 Oktober 2012

Sikap Dewasa


Kedewasaan tidak bergantung kepada umur. Kedewasaan lebih bergantung
kepada Ilmu yang dimiliki dan pengalaman hidup yang berhasil diraih.
Kedewasaan itu sendiri juga tidak bisa dilihat dari usia. Kedewasaan
seseorang terlihat melalui perilakunya, tabiatnya, sikapnya dalam meng-
hadapi masalah, caranya mengambil keputusan, dan lain-lain.
Berikut kutipan artikel mengenai sikap dewasa dari KotaSantri.com. Mu-
dah-mudahan bermanfaat.

--Kutipan starts here--

SIKAP DEWASA

Diam Aktif
Adalah pribadi yang benar-benar segala gerak-geriknya terukur
dengan cermat. Setiap kata-kata yang keluar darinya benar-benar me-
miliki makna yang dalam. Diam di sini adalah diam yang punya pemaham-
an akan makna. Karena ada juga diam tanda kebodohan, tanda ketidak-
beranian, atau tanda keangkuhan. Bukan yang ini, tapi diam yang penuh
makna.

Empati
Adalah pribadi yang ketika menilai sesuatu tidak hanya dari su-
dut pandang dirinya, tetapi dia punya keberanian untuk loncat melihat
sesuatu dari sisi sudut pandang diluar dirinya. Sebuah pandangan yang
komprehensif menjadikan ia dapat memehami perbedaan-perbedaan dengan
sikap yang proporsional dan penuh rasa empati.

Wara
Adalah pribadi yang mempunyai kehati-hatian dalam mengambil sikap
dan tindakan. Dan jika bertindak, maka tindakannya itu selalu mengan-
dung perencanaan yang matang, dan meminimalisir segala macam resiko ke-
salahan. Selain takut berdampak buruk bagi dirinya, maka lebih dari itu
bagi pribadi yang wara adalah takut tindakannya tidak diridhai Allah.

Amanah
Adalah pribadi yang mempunyai kemampuan bertanggung jawab yang
tinggi. Masyarakat yang memiliki naluri bertanggung jawab, tindakannya
selalu memiliki nuansa pertanggungjawaban yang matang. Pantang ber-
khianat bila telah melakukan perjanjian, dan senantiasa siap bertang-
gung jawab atas segala resiko dari keputusannya.

Suri Tauladan
Adalah pribadi yang dalam setiap gerak hidupnya selalu berorien-
tasi menjadi suri tauladan bagi orang lain. Daripada menuntut orang
lain, maka ia lebih sibuk menuntut dirinya. Lebih dari itu, ia selalu
berpikir keras bagaimana pribadinya dapat menjadi contoh nyata dalam
melakukan aneka pernik kebaikan.

Adil
Adalah pribadi yang mampu bertindak dengan arif dan bijak, dengan
basis keadilan terhadap siapapun. Sikap adil yang menjadi landasan se-
tiap gerak-gerik, keputusan, ucapannya sehari-hari menjadikan ia disukai
oleh siapapun. tidak ada dalam benaknya berat sebelah, pemihakan, dan
khianat terhadap orang lain di luar batas kepatutan.

--Kutipan ends here--

Kasih Sayang IBU


"Dikutip dari 'PESAN' Risalah Masyarakat Madani" 

   Suatu hari seorang bayi yang telah siap untuk dilahirkan ke dunia, dia bertanya kepada Tuhan: "Para malaikat di sini mengatakan bahwa esok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana caranya saya hidup di tempat semacam itu, saya begitu kecil dan lemah?"
Dan Tuhan menjawab: "Aku telah memilih satu malaikat untuk mu. Ia akan menjaga dan mengasihimu".
"Tapi di sini, di dalam surga, apa yang pernah saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia"
"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih berbahagia".
"Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?"
" Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar, dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana kamu berbicara".
"Dan apa yang harus saya lakukan, saat saya ingin berbicara kepada-Mu?" "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa".
"Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?" " Malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya".
"Tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihat-Mu lagi".
"Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang Aku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku , walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu. Bersikap lembutlah terhadapnya. Tanggung penderitaannya sebagaimana ia menanggung penderitaanmu, janganlah bersikap pelit terhadap malaikatmu, sedangkan Aku telah memberikan kepadamu banyak melaluinya. Jangan palingkan wajahmu atau meninggikan suaramu pada malaikatmu. Hormatilah ia, karena itu adalah bagian dari perintah-Ku; berbicaralah dengan cara yang paling baik pulalah kepadanya. Aku tidak akan membiarkan balasan untuknya yang telah berbuat baik terbuang sia-sia".

Saat itu Surga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya perlahan: "Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?"
"Kamu akan memanggilnya, 'IBU'"

Jen 86